Hikmah Usia Muda Harus Giat Mencari Ilmu

Pengajian Kitab Taklimul Taklim di Ponpes Assalafiyah 

Malam begitu hening, cuaca pun begitu mendukung, ratusan santri putra dan putri sambil membawa kitab kuning, duduk di lantai lalu menulis goresan pena huruf arab saat Pengasuh Ponpes Assalafiyah KH Subhan Makmun membacakan kitab dan menerjemahkan Kitab Taklim Muta'alim di Masjid Ponpes Assalafiyah 2 saditan Kelurahan Brebes. Senin (5/11/2018).

Kyai subhan menjelaskan, barang siapa yang tholabul ilmi maka orang tersebut akan dimulyakan atas ilmu yang didapat, semasa masih muda, harus giat belajar jangan malas, saat masih muda kita jadi khodimul ilmu, nanti saat tua akan dibalas lewat dimulyakan dari ilmu yang diperoleh.

Kalau sudah punya ilmu, harus terus disiplin kapan harus belajar,kapan harus diskusi dan kapan jadwal menghafalkan di seluruh bidang untuk mencapai ketelitian, maka harus atas kemauan sendiri harus disiplin waktu belajar dan biasakan untuk merenung lalu cari referensi atas bacaan yang ditemui, kenapa harus dibaca kasroh atau dhomah, disitulah nanti kita akan mendapatkan ilmu atas bacaan yang ditemui.

Merenung bagi santri adalah sumber pokok belajar yang nantinya menjadi jendela ilmu, orang ahli fiqih saat mau berdebat yang bersangkutan akan mutholaah atau membaca referensi kitab sebelum berdiskusi. Bekal ilmu yang dipelajari dan ucapan ahli fiqih atau yang mampu memahami fiqih syariat yang bersifat amaliyah yang diambil dari dalil tafsili.

"Ushul Fiqih" Asal (al-ashlu) secara bahasa adalah sesuatu yang menjadi sandaran. Seperti akar yang menjadi dasar tumbuhnya sebuah pohon dan ushul al-fiqh yang menjadi pondasi fiqh. Sedangkan cabang (al-far') adalah sesuatu yang dididrikan diatas sesuatu yang lain. Seperti cabang-cabang pohon (batang dan lainnya) yang berdiri diatas akarnya, dan fiqh yang berdiri diatas ushul-nya. 

Menurut istilah asal adalah dalil dan kaidah kulliyat. Seperti perkataan ulama' bahwa dasar wajibnya shalat adalah al-Kitab (al-Quran). Maksudnya dalil yang mewajibkan shalat adalah al-Quran.
Maksudnya dalil yang mewajibkan shalat adalah al-Quran. Allah berfirman dalam QS. al-Baqarah (2): 43. 
  ...الاية  
Artinya : “….dan dirikanlah shalat…” 

Pendapat ulama' yang menyatakan diperbolehkannya memakan bangkai dalam kondisi darurat (emergency), adalah bertentangan dengan kaidah kulliyat yang berbunyi; "kullu mayyitah harām" artinya : setiap bangkai haram hukumnya.

Kaidah ini bersumber dari firman Allah SWT. Yang berbunyi : 
" " انما حرم عليكم الميتة 

Ushul fiqh merupakan dalil fiqh global. Seperti kemutlakan amr (perintah) menunjukkan makna wajib, mutlaknya nahi (larangan) menunjukkan keharaman, mutlaknya perbuatan Nabi (af'al al-Nabi), mutlaknya ijma', dan mutlaknya qiyas yang kesemuanya itu merupakan hujjah. 

Lafal “fiqh” dalam bahasa Arab mempunyai arti faham (al-fahm). Sedangkan dalam terminologi syar'iy, fiqh ialah mengetahui hukum-hukum syari'at yang diperoleh dengan jalan ijtihad. Seperti mengetahui bahwa niat dalam wudhu merupakan suatu kewajiban, dan berbagai permasalahan lain yang masuk dalam ranah ijtihadiyah.


Fiqh, berbeda dengan hukum-hukum syari'at yang diketahui tanpa menggunakan metode ijtihad. Seperti mengetahui bahwa shalat lima waktu adalah wajib, perbuatan zina adalah haram, dan berbagai permasalahan lain yang ditetapkan dengan dalil qath'iy. Ilmu seperti ini tidak dinamakan fiqih.  zina adalah haram, dan berbagai permasalahan lain yang ditetapkan dengan dalil qath'iy. Ilmu seperti ini tidak dinamakan fiqih.





Posting Komentar