Jelang Ramadhan, Pengrajin Telor Asin Mulai Stok Pesanan

Pengasinan Telur Asin/Doc Duniaq.com

Sejumlah pengrajin telor asin di Kabupaten Brebes mulai stok asinan telor asin, telor mentah yang dibelinya lalu di asinkan ke dalam peti, dikasih tanggal matang telor asinnya. Ini dilakukan supaya menjelang permintaan pelanggan tidak kehabisan stok. 

Cara pengrajin telor asin ini masih tradisional, yakni telor mentah setelah di teropong dengan cahaya, jika hasilnya baik, maka dilakukan pencucian biar bersih kulitnya, selanjutnya sediakan abu gosok, garam krosok atau garam laut dan bubuk batu bata merah. 

Setelah itu dibuatkan adonan merata, dengan harapan nanti asinanya akan diperoleh rata dan saat dinikmati oleh pembeli akan terasa asin, keluar minyak di kuning telurnya. 

Tingkat keasinan telor asin oleh para pengrajin bisa diatur, kapan setengah asin, kapan asin sedang, bahkan kapan asin sekali. 

Semakin lama tingkat pengasinan di dalam abu gosok tersebut maka akan semakin terasa tingkat keasinannya, biasanya jika tingkat keasinan yerlalu cepat maka hasilnya jelas kurang berkualitas akhirnya muncul komplen dan lain-lain. 

Telur mentah yang baik adalah tidak busuk, tidak retak dan buletnya sama, jika dipegang kelihatan ada beratnya, saat diteropong maka semua terlihat putih dan kuningnya, saat ditaruh di air, maka tidak mengambang. 

Waktu pengasinan berkisar antara 15-20 hari, makanya produsen telor asin ini sudah mulai melakukan stok produk asinan untuk menghadapi permintaan pelanggan, ada kenaikan yang cukup kentara saat jelang mudik lebaran. 

Beberapa pengrajin telor yang melakukan stok produk asinan hampir merata yakni di Kelurahan Limbangan Wetan dan Kulon, Di Klampok Wanasari, Di Kelurahan Pasarbatang, Di Cimohong Bulakamba, Di Kecamatan Kersana, Di Grinting Kecamatan Bulakamba, dan ditempat lain dimana lokasi sentra telor asin berada, hampir di sepanjang pantura produk pengasinan telor asin ada. 

Posting Komentar