Wagub Jateng Resmikan TMMD Reguler di Cikuya Brebes


Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE menandatangani TMMD reguler di Cikuya Kecamatan Banajrharjo

Brebes (cbmnews.net) - Bunyi gong yang ditabuhkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko secara resmi dimulai pembukaan TMMD Reguler ke 100 Tahun Anggaran 2017 di Wilayah Kodim 0713/Brebes yang Bertempat di lapangan sepakbola Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes.

Ribuan peserta menghadiri kegiatan ini, Hadir Danrem 071/Wijayakusuma, Danbrigif 4/DR, Asistel Kasdam IV/Diponegoro, Asops Kasdam IV/Diponegoro, Asper Kasdam, Aslog Kasdam, Aster Kasdam, Danpomdam IV/Diponegoro, Kakesdam IV/Diponegoro, Kapendam IV/Diponegoro,  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten, Bupati/Wakil Bupati Brebes,  dan Jajaran TNI/Polri, camat, Kepala Desa se Kecamatam Banjarharjo, organisasi masyarakat dan tokoh agama.

Heru dalam sambutannya mengatakan, TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) bertujuan untuk mempercepat pembangunan di lokasi desa yang ditetapkan, dan  berkontribusi besar dalam mengurangi kesenjangan ekonomi, bahkan sekarang Kementrian pertanian dan Pangan Republik Indonesia pun memberikan dukungan penuh kegiatan TMMD ini. 

 " Persoalan kemiskinan di Kabupaten Brebes yang masih tinggi ini diharapkan menjadi pekerjaan rumah Bupati dan semua komponen untuk mengatasinya, termasuk mengatasi indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih nomer terakhir di Jawa Tengah. 

Lanjut Heru, angka putus sekolah yang terdata dan tersebar di desa/kelurahan ini harus dikembalikan ke sekolah dan bisa berkontribusi pada IPM, mari kita carikan solusi bersama secara bertahap, kuatkan gotongrotong termasuk kearifan lokal harus di lestarikan. " Desa/Kelurahan biar maju pembangunannya, rakyate pinter, keluarganya sehat-sehat, Jateng harus terbaik disegala bidang," imbuhnya. 

Di akhir acara, Wagub Jateng secara simbolis  menyerahkan bantuan kepada 150 anak yatim piatu di Desa Cikuya berupa 1 paket buku tulis, uang santunan yang bisa dibelikan untuk sepatu atau tas dan kebutuhan sekolah. Disamping ada paket tersebut, ada beberapa paket bantuan juga diserahkan seperti bantuan yang diperuntukkan kepada  kelompok tani, peternak sapi, bantuan alat kontrasepsi lewat DP3KB,  500 telor ayam dari CSR charoen Pokpand, bantuan bola kaki dari dandim 0713/Brebes masing-masing 5 pajet kepada 15 club yang tampil diberbagai pertemuan. 

Wakil Gubernur juga menyematkan Tas dan Topi Sekolah secara simbolis kepada Widaningsih salah satu dari 1000 anak yang putus sekolah dan sudah dikembalikan ke sekolah. Ada 10 Anak yang menyaksikan secara langsung beserta Kades Cikuya juga menerima buku saku Sistem Informasi Pembagunan Berbasis Masyarakat (SIPBM). (BU)

Posting Komentar