Hebatnya Magnet Pawai Karnaval HUT RI di Brebes



Pawai Karnaval HUT RI di Kabupaten Brebes - Foto BU

Brebes (penaulum.com) - Ribuan orang dari berbagai usia hadir dan melihat langsung pawai karnaval yang diselenggarakan oleh Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 72 Pemkab Brebes, dimana pawai dipusatkan sepanjang jalan Gajah Mada Hingga Jalan Jendral Sudirman. mereka datang sejak pagi hari, untuk peserta pawai sengaja datang dengan timnya sebelum jam 09.00 WIB sedangkan bagi penonton mereka datang antara jam 09.30 hingga 10.30 dan langsung mencari lokasi kanan kiri dimana peserta pawai ini nantinya melewatinya. 

Berbagai tampilan tampak terlihat keikutsertaan dari mulai pelajar, organisasi masyarakat maupun unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk organisasi profesi dan masyarakat. Tema yang diangkatpun berbeda-beda ada yang mengajak ke sekolah, perangi narkoba, ciptakan lingkungan yang sehat, Jangan buang Air Besar Sembarangan (BAB) maupun tampilan yang memukau dan mempesona dan diiringi dengan musik dangdut atau tarling.

Warga dari berbagai pelosok ikut meramaikan pawai ini. Mereka mengajak anaknya dan juga saudara terdekatnya untuk menonton festival tersebut. Termasuk juga hilir mudik para pedagang minuman dan makanan ringan di sepanjang area pawai tersebut. 

Rejeki tukang parkir pun tampak terlihat, seperti halnya di kompleks makam pahlawan, ratusan motor dan puluhan mobil pun sengaja di parkir. petugas parkir bisa membaca situasi yang serba cepat dan tepat. 

Untuk mengurangi kemacetan maka pihak keamanan gabungan yakni dari polres, satpol PP dan dishub mengalihkan jalur kendaraan yakni dialihkan semua kendaraan  dari arah timur dialihkan ke arah Tol  brexit, sedangkan mobil dari arah barat juga dialihkan ke tol masuk dan keluar klampok. 

Pawai ini benar-benar bagaikan magnet yang luar biasa, kenapa demikian, karena semua umur merasakan kegembiraan atas adanya kegiatan seperti ini. Walaupun harus merogoh kocek ratusan bahkan puluhan juta mereka ingin tampil beda dan bisa memberikan pendidikan kepada semua. Ada yang sengaja melakukan promosi lembaganya juga menyuarakan pesan-pesan penting kepada masyarakat untuk mau dan mengikuti ajakannya.

Sementara itu, para pedagang asongan termasuk warga yang sengaja ndadakan berdagang juga merasakan pendapatan rejeki yang nomplok, pawai hikmah bagi kami, dagangan jadi laris, ucap eep salah satu pedagang es pakai termos. Minggu (27/08/2017). (Bu)






Posting Komentar