Kampung KB Solusi Bangun Kualitas Penduduk



 
Evaluasi Kampung KB oleh DP3KB Kabupaten Brebes - Foto DMI


Galuh Timur ( penaulum.com) - Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3KB ) Kabupaten Brebes Eny Nur Hidayati mengatakan, tercatat pada dokumen kami, (13/7/2017) untuk Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, pengguna alat kontrasepsi ada 1.829 orang yakni pemakai IUD 133, MOP 13, MOW 25,  dan inflan 308, suntik 303, kondom 3, pil 93. masih ada 333 pasangan usia subur yang belum menggunakan alat kontrasepsi, ini menjadi garapan bagi tim relawan KB galuh timur. Begitu Pesannya pada acara Focus Group Discusion (FGD) Kampung KB di Aula Balai Desa, Kamis (14/07). 

Ia juga menambahkan, Pesan Presiden terkait kampung KB, keluarga yang sehat dan sejahtera harus direncanakan, batasi jumlah anak, 2 anak cukup agar berkualitas, melalui program kampung KB ini nantinya pengendalian penduduk bisa diatasi, termasuk kolaborasi program dengan komponen institusi lain dan keterlibatan warga dalam rangka mensukseskan generasi ke depan menjadi generasi yang bermutu dan berkualitas, tidak menjadi generasi yang lemah dan beban ganda nantinya. 

Sementara itu, sambutan Kepala Bidang Kependudukan DP3KB yang diwakili oleh Kasi Dalduk dan Informasi Dai Wibowo, M.Pd menjelaskan, Kabupaten Brebes sudah memiliki 29 kampung KB yang tersebar di desa/kelurahan, butuh peran aktif semua pihak. 

" Relawan Kampung KB ini salah satu komponen untuk membantu mensukseskan dan mencarikan strategi yang tepat dalam pendekatan kinerja, pertemuan ini untuk mencari dan mengevaluasi kinerja masing-masing tim di kampung desa yang sudah dibentuk, hasil pertemuan ini diharapkan ada temuan dan rencana penyempurnaan kinerja  kampung KB di Kabupaten Brebes," terangnya. 

Salah satu tim fasilitasi FGD Bahrul Ulum mengapresiasi kepada pihak dinas yang mau memfasilitasi pertemuan ini, tercatat pada pertemuan tersebut, peserta yang hadir sebagian belum paham cara warga masyarakat untuk membantu mensukseskan Kampung KB, siapa saja yang terlibat dan kemana harus melakukan laporan jika sudah membantu. 

" Sebagian peserta ingin ada tindak lanjut setelah pertemuan ini, yakni ada pelatihan motivator dengan menggunakan bahan komunikasi berupa lembar balik, ada materi curhat sehat dengan warga tentang kampung KB, termasuk juga buku bekal juru dakwah bagi ustad dan ustadzah saat mengisi materi di pengajian, Kampung KB bisa menjadi solusi pengendalian penduduk dan menjaga kualitas penduduk," tandasnya. ( BU )

Posting Komentar