Citizen Jurnalis Warga cbmnews.net Gagas Hadirnya Website Informasi Donor Darah


Salah satu warga desa Larangan (Marzuki.Sayidi) Bantu Donasikan Darahnya untuk Warga yang membutuhkan

Brebes (penaulum.com) - Sejak puasa ramadhan dan lebaran hingga berita ini di publish, ternyata ketersediaan stok darah semua golongan darah habis, sehingga bagi para keluarga pasien yang membutuhkan darah diminta untuk mencari sendiri sesuai dengan golongan darah pasien yang sakit di Rumah Sakit.

Kendala yang lain minimnya informasi ketersediaan stok darah bagi warga masyarakat dan juga pendonor darah menjadikan citizen jurnalism cbmnews.net dengan tim IT nya membantu membuatkan website informasi dan komunikasi antara warga yang membutuhkan darah dan pendonor termasuk jika ada warga masyarakat yang ingin mengadakan donor darah. 

Penggagas website Bahrul Ulum juga salah satu anggota donor darah PMI ini merasakan sendiri betapa susahnya mencari informasi dan komunikasi warga untuk mendapatkan akses ketersediaan stok darah sekaligus warga yang sudah pernah donor dan juga mereka yang siap donor secara ikhlas dalam waktu yang dibutuhkan dan memenuhi syarat. 

" inilah alasan pentingnya media online yang bisa terhubung dengan pendonor, ada pesan informasi stok darah, ada list forum komunikasi donor darah dan informasi penting lainnya terkait ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI, selanjutnya saat itu juga meminta IT cbmnews.net juga IT Komunitas blogger Brebes memesan domain dan membuatkan desain website dengan nama ayodonor.top," ungkapnya.

Sementara itu salah satu petugas UTD PMI Kabupaten Brebes Laeli Mulyani, pihaknya mohon maaf untuk saat ini UTD PMI Brebes belum bisa memenuhi stok kebutuhan darah,  jadi untuk sementara ini bila ada yg membutuhkan darah sementara pakai donor keluarga. 

 "  Sejak puasa hingga juli stok terbatas, hal ini disebabkan liburan sekolah dan bulan puasa, kondisi  jumlah pendonor lebih sedikit dari pada permintaan darah, sebetulnya pihaknya sudah menyetok darah awal puasa dan sudah mengagendakan kegiatan donor darah, namun tetap belum bisa mencukupinya, insya allah setelah sekolah aktif, stok darah kembali stabil lagi, mohon maaf dan harap memaklumi," tandasnya. 

Selanjutnya salah satu keluarga pasien shofiyati dari Desa Pesantunan, dirinya datang ke UTD PMI datang ke PMI karena suaminya sedang membutuhkan darah golongan o, karena stok tidak ada akhirnya harus menghubungi calon pendonor dari keluarga dan kerabatnya. 

" Calon donor tidak semua bisa diambil darahnya, kami bawa 6 pendonor ternyata bisa diambil 3 orang yang memenuhi syarat, terima kasih kepada para kerabat dan juga petugas UTD PMI yang merespon cepat, termasuk kepada mas ulum yang sudah bantu mencarikan pendonor saat itu juga, " terangnya. 

Salah satu pendonor Marzuki Sayidi dari temukerep juga citizen jurnalism merasa terpanggil untuk membantunya. " Give blood-Give Live itulah salah satu pesannya, semoga dengan memberikan setetes darahnya memberikan kehidupan bagi yang membutuhkan, pesan berikutnya, sangat dibutuhkan informasi seperti forum komunitas donor darah termasuk adanya website ayodonor.top, " tandasnya. (BU)

Posting Komentar