2 Batang Rokok Bisa Untuk Beli 1 Telur, Cukup Untuk Gizi Balita

Ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Diah Mulyawati Utari menyampaikan Terdapat tiga kategori masalah gizi. Kategori A meliputi kurang energi protein sehingga tubuh anak-anak kurus dan pendek, kategori B meliputi kurang vitamin A dan zat besi, serta kategori C adalah gizi lebih yang menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas. 
Telur Ayam Kaya Protein, Bagus Untuk Konsumsi Anak

"Semua masalah gizi ada di Indonesia, yaitu kurang energi protein, kurang vitamin A, anemia akibat kurang zat besi, gizi lebih dan kekurangan yodium," kata Diah pada saat seminar Gizi Kurang, Kemiskinan dan Konsumsi Rokok di Jakarta dan di publish di hariansib.co (25/02/2016).

Diah mengatakan kebanyakan permasalahan gizi terjadi pada keluarga rumah tangga miskin. Namun, yang menjadi ironi, kepala rumah tangga miskin tetap merokok meskipun anak-anaknya kurang gizi. 

"Padahal, dua batang rokok saja bisa dibelikan satu butir telur. Itu sudah cukup untuk memenuhi gizi balita. Namun, ternyata belanja rokok rumah tangga miskin menempati urutan kedua setelah beras," tuturnya. 

Statement pakar ini sangat menarik, yakni dua batang rokok saja bisa dibelikan satu butir telor. pertanyaanya adalah apa sih hebatnya telur kok bisa membantu dalam pemenuhan gizi balita. Penulis terinspirasi dan ingin mencoba untuk menginterprestasikan hebatnya telur yang dipasarkan di warung sembako dan juga supermarket yang ada diseluruh penjuru tanah air. 

Mengutip pada situs pulauherbal.com, ternyata telur harus dianggap sebagai makanan super karena dapat meningkatkan kesehatan dan mengatasi obesitas. Para ahli gizi mengatakan bahwa telur adalah salah satu makanan paling padat nutrisi. Kandungan nutrisi telur utuh mengandung lebih dari 90% kalsium dan zat besi pada kuning telurnya dan satu telur mengandung 6 gram protein berkualitas tinggi dan 9 asam amino esensial.

Telur merupakan sumber protein yang baik dan mengandung semua jenis asam amino esensial yang dibutuhkan. Satu butir telur rebus mengandung 6.29 gram protein, sehingga dapat memenuhi 11% kebutuhan protein harian pria dan 14% kebutuhan protein harian wanita.

Pada sumber healthyeating.sfage yang dipublish di www.dokter.id menyebutkan bahwa sebutir telur rebus yang berukuran besar hanya mengandung 78 kalori, serta mengandung vitamin A dan vitamin B kompleks. Merebus telur tidak menambahkan jumlah lemak di dalamnya. Telur merupakan sumber protein yang baik. Akan tetapi, perlu diingat bahwa telur tidak mengandung karbohidrat dan mengandung banyak kolesterol.

Protein berfungsi untuk membentuk struktur sel, membentuk dan memperbaiki jaringan, dan diperlukan untuk berbagai proses lainnya bagi kesehatan anda, seperti hormon, enzim, dan hemoglobin. 

Saat dicerna, protein akan dipecah menjadi asam amino, yang kemudian akan digunakan oleh tubuh untuk membentuk berbagai protein khusus yang diperlukan tubuh. mengkonsumsi protein setiap harinya sangat penting karena tubuh anda tidak dapat menyimpan dan membentuk asam amino.

Dosis Harian Protein

Pria harus mengkonsumsi 56 gram protein setiap harinya dan wanita harus mengkonsumsi 46 gram protein setiap harinya. Atlet dan orang-orang yang harus melakukan berbagai olahraga berat membutuhkan lebih banyak protein. Jumlah protein yang harus dikonsumsi oleh atlet setiap harinya adalah 1.2-2 gram protein untuk setiap 1.1 kg berat badan, tergantung pada seberapa berat latihan yang dilakukan. Jumlah protein yang dibutuhkan setiap harinya dapat bervariasi, tergantung pada keadaan kesehatan anda.

Protein di Dalam Telur

Telur merupakan sumber protein yang baik dan mengandung semua jenis asam amino esensial yang dibutuhkan. Satu butir telur rebus mengandung 6.29 gram protein, sehingga dapat memenuhi 11% kebutuhan protein harian pria dan 14% kebutuhan protein harian wanita.

Pada telur yang besar, sekitar 43% protein ditemukan pada kuning telur, tergantung pada ukuran kuning telur. Bila anda hanya mengkonsumsi putih telur, maka anda hanya memperoleh setengah dari total protein di dalam telur.

Satu hal yang perlu diingat adalah telur juga tinggi kolesterol. Jika anda merupakan orang yang sehat, batasi konsumsi kolesterol harian anda hingga 300 mg atau kurang. Sebutir telur rebus yang besar mengandung 186 mg kolesterol.

Jika anda memiliki gangguan jantung dan pembuluh darah atau memiliki kadar kolesterol yang tinggi, maka batasi konsumsi kolesterol harian anda hingga 200 mg.

Konsumsi lemak total anda setiap harinya seharusnya tidak lebih dari 25-35% total kalori harian anda, di mana lemak jenuh tidak lebih dari 7%. Sebutir telur rebus mengandung 5.3 gram lemak dan 1.63 gram lemak jenuh, yang berarti 47.7 kalori yang berasal dari lemak dan 14.7 kalori yang berasal dari lemak jenuh.

Bagi anda yang masih merokok, kurangi konsumsinya, berikan sebagian jatah konsumsi rokok anda, untuk membeli telur dalam rangka meningkatkan gizi anak anda, lebih baik mengalah daripada anak anda kekurangan gizi. semoga inspirasi pagi ini memberikan manfaat untuk kita semua. Minggu (18/06/2017)

Posting Komentar