Puyuh Goreng, Sensasi Membakar Mulut

Kesambi Tegal - Bagi Anda para pencinta kuliner tapi senang dengan jenis makanan daging ayam, mungkin ada yang mau mencoba menu masakan unggas lainnya seperti itik ataupun entog termasuk burung belibis. Tapi ada satu menu khas di daerah Kesambi, Kabupaten Tegal yang patut dicoba, yakni menu masakan unggas kecil yang kini mulai meramaikan dunia kuliner. 

Sensasi Puyuh Goreng dengan Sambel Tomat Kesambi
Burung Puyuh bukan saja telur kecilnya yang sudah lebih dulu populer dinikmati oleh banyak orang Indonesia, kini dagingnya pun mulai dinikmati orang. Kenikmatan burung Puyuh goreng pastinya mempunyai rasa yang tak berbeda jauh dengan daging unggas ayam lainnya. Datang saja ke Warung Makan MM, Desa Kesambi, Kabupaten Tegal tepatnya di depan SMA Negeri Kesambi disana tersedia juga ikan tawar jenis wader yang jarang ada di warung lainnya. 

Ikan wader dan burung puyuh ini disediakan mulai pukul 07.00 pagi hingga malam hari, silahkan anda memilih menu yang disukai, menu yang dipilih, akan digoreng kembali oleh pelayanan warung tersebut, sambil mereka menanyakan menu minuman yang ada, mau es teh, teh manis, atau kopi hitam. 

Masakan ini memang sangat sederhana. Puyuh yang sudah digoreng, lalu diberikan lagi kepada pemesan di meja yang sudah disediakan, tersedia sambel tomat dan sambel terasi tergantung pemesanan. Sambil tomatnya terasa muantap, karena langsung dibuat dengan bahan sambel pun terasa khas.

Ikan Wader Khas  Warung MM Kesambi Tegal
" Sensasi terasa membakar mulut, ikan wader dan puyuh yang sudah digoreng oleh pelayanan digoreng kembali dan dihidangkan, saat dinikmati terasa membakar mulut mak nyoss, pokoknya top markotob," ujar pelanggan setia Herwanto dari Desa Parereja Banjarharjo Brebes, Kamis (11/05). 

Dirinya kerap kali datang ke warung ini disaat melewati jalur Prupuk Bumiayu, terasa berbeda saat melewati jalur provinsi ini dan tidak menikmati sensasi ikan wader dan puyuh goreng. Saat membayarpun ternyata masih terjangkau harganya, karena hanya merogoh uang lima puluh ribuan, ternyata masih ada kembaliannya. ( Catatan Trip-BU) 

Posting Komentar