Pengalaman Kerja Keras dan Tuntas Membuahkan Hasil



Siapa yang tidak kenal Mashadi, seorang aktivis pegiat lingkungan di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, melalui kegigihannya untuk menyelamatkan pesisir pantai utara Brebes akhirnya dia mendapatkan hadiah Kalpataru dari Presiden RI Joko Widodo pada Jumat 5 Mei 2015 lalu di Istana Negara. Sejak tahun 2005, dia berhasil melakukan kegiatan rehabilitasi hutan mangrove, pengelolaan pesisir, pemberdayaan masyarakat pesisir dan penguatan kelembagaan kelompok, Kampanye penyadaran masyarakat, pembelajaran dan pendidikan lingkungan bagi pelajar dan perlindungan Kawasan hutan mangrove. Hingga kini dia bersama kelompok binaan berhasil menanam 2.260.000 batang mangrove seluas 200 hektare. Mashadi telah melakukan perjuangan dan pengabdian melalui peran-peran kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas. 

Kerja Keras adalah bekerja dengan sungguh-sungguh, sekuat daya dan tenaga, penuh semangat, pantang menyerah, untuk mencapai hasil terbaik, terlalu fokus pada pekerjaan, hingga tak punya waktu dan energi lagi untuk melakukan kegiatan yang lain. Dan biasanya kerja keras ini hanya mengandalkan otot.

Kerja Cerdas adalah kerja yang tidak hanya mengandalkan otot, namun juga menggunakan otak, bisa berpikir kreatif dan inovatif, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang efektif, sehingga masih memiliki waktu dan energi untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan yang lainnya. Dan biasanya kerja cerdas ini dimiliki oleh kaum intelektual atau ilmuwan. Jadi, bekerja cerdas adalah pandai melihat peluang, memperhitungkan risiko dan mampu mencari solusi dalam penyelesaiannya.
Mashadi Pegiat Lingkungan  Penerima Kalpataru 2015

Kerja Ikhlas adalah bekerja dengan hati, dengan niat yang tulus semata-mata untuk ibadah dan mencari keridhaan Sang Pencipta, sehingga jika akhirnya berhasil maka kita akan lebih bersyukur dan jika tidak berhasil, maka kita tidak akan kecewa, karena semuanya sudah diatur oleh yang Kuasa, kita tinggal berusaha dan berdo'a. Jadi, jika kita bekerja dengan ikhlas, maka kerja kita bernilai ibadah dan ada ganjaran pahala buat kita.

Kerja Tuntas adalah bekerja dengan semangat, sampai selesai dan tidak setengah-setengah. Seberapa pun banyaknya pekerjaan kita, harus kita selesaikan sampai akhir (finis), sehingga semua pekerjaan kita memperoleh hasil yang sukses.

Empat peran yang sudah dilakukan itu akan berbuah hasil apabila sasaran yang didampinginya merasakan dampaknya, dan semua peran yang dilakukan ini tidaklah instan, tapi butuh proses yang cukup panjang, dari proses dihina orang, dicibir ora, dianggap orang yang tidak jelas arahnya, dianggap terlalu besar besar keinginan tapi hasilnya tidak ada, dan permasalahan yang pelik yang terjadi dan harus di carikan solusi alternatifnya. 

Sekarang dia mampu untuk merubahnya, nikmat dan penghargaan pun datang silih berganti, termasuk kepercayaan publik kepada yang bersangkutan dan kelompoknya semakin menguat, para aktivitis lingkungan lainnya mulai belajar, termasuk para akademisi dan mahasiswa pun datang secara langsung untuk melakukan kerja cerdas, dan kerja keras untuk meniru jejaknya. (catatan harian pagi Bahrul Ulum, Jumat (12/05) 

Posting Komentar