Menanam Pohon Sedekah Tak Ternilai


Tampak tumbuh kuat dan daunnya sangat hijau, pohon itu terbentang ratusan hektar untuk paru-paru kehidupan, sekaligus tempat berhuninya binatang, dan juga ikan serta binatang lainnya, itulah kondisi pohon mangrove di kawasan mangrove Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes. Ribuan orang dari berbagai penjuru berdatangan saat hari sabtu dan minggu sengaja menikmati obyek wisata yang sudah menjadi icon terkenal sekarang ini di Kabupaten Brebes, mereka berani membayar puluhan ribu untuk menikmati indahnya pulau ini. 

Tahukah anda, kenapa para wisatawan kok datang dan ingin melihat panorama alam yang asri dan indah ini, ternyata dari sebagai pengunjung yang diwawancarai mereka mau melihat hamparan pohon mangrove yang telah ditanam oleh warga setempat, dan melihat kawasan obyek wisata yang sudah tata sedemikian rupa untuk menarik para wisatawan. 
Wisatawan Mangrove di Pandansari Kaliwlingi Brebes - Foto BU

Lewat goresan pena ini, penulis mencoba menelaah berkah apa sih ketika orang kok ikut serta menanam pohon, apakah menanam pohon bagian dari jariyah yang tidak ternilai dan bermanfaat untuk makhluk lain. Penulis mengatakan ternyata barangsiapa menanam pasti akan menghasilkan manfaat, menanam pohon mangrove bisa mendatangkan berkah bagi yang menggagasnya. Menanam pohon juga bernilai pahala untuk kita?

Dari Anas ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seseorang muslim yang menanam suatu tanaman baik tanaman tahunan atau tanaman musiman, lalu tanamannya di makan oleh burung atau manusia atau binatang melainkan hal itu merupakan sedekah baginya."

Hadits di atas diperkuat dari riwayat Muslim. Dari Jabir bin Abdullah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seseorang muslim menanam suatu tanaman melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu menjadi sedekah baginya. Apa yang dicuri dari tanaman tersebut menjadi sedekah baginya dan tidaklah dari keputusan seseorang itu dikurangi melainkan sedekah baginya." (HR. Muslim).

Berdasarkan hadits di atas, dijelaskan bahwa menanam pohon mempunyai nilai sedekah bagi penanam. Bayangkan saja jika pohon tersebut sudah besar dan berbuah.

Sedekah jariyah memiliki banyak macam dan jalannya, seperti membuat sumur umum, membangun masjid, membuat jalan atau jembatan, menanam tumbuhan baik berupa pohon, biji-bijian atau tanaman pangan, dan lainnya. Jadi, menghijaukan lingkungan dengan tanaman yang kita tanam merupakan sedekah dan amal jariyah bagi kita, walau telah meninggal, selama tanaman itu tumbuh atau berketurunan.

Seorang muslim yang menanam tanaman tak akan pernah rugi di sisi Allah Azza wa Jalla, sebab tanaman tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh manusia dan hewan, bahkan bumi yang kita tempati. Tanaman yang pernah kita tanam lalu diambil oleh siapa saja, baik dengan jalan yang halal, maupun jalan haram, maka kita sebagai penanam tetap mendapatkan pahala, sebab tanaman yang diambil tersebut berubah menjadi sedekah bagi kita.

Keutamaan menanam pohon dan tanaman, bahwa pahala pelakunya akan terus berjalan (mengalir) selama pohon dan tanaman itu ada, serta sesuatu (bibit) yang lahir darinya sampai hari kiamat masih ada. Para ulama silang pendapat tentang pekerjaan yang paling baik dan paling afdhol. Ada yang berpendapat bahwa yang terbaik adalah perniagaan. Ada yang menyatakan bahwa yang terbaik adalah kerajinan tangan. Ada juga yang menyatakan bahwa yang terbaik adalah bercocok tanam.

Penghijauan alias REBOISASI merupakan amalan sholeh yang mengandung banyak manfaat bagi manusia di dunia dan untuk membantu kemaslahatan akhirat manusia. Tanaman dan pohon yang ditanam oleh seorang muslim memiliki banyak manfaat, seperti pohon itu bisa menjadi naungan bagi manusia dan hewan yang lewat, buah dan daunnya terkadang bisa dimakan, batangnya bisa dibuat menjadi berbagai macam peralatan, akarnya bisa mencegah terjadinya erosi dan banjir, daunnya bisa menyejukkan pandangan bagi orang melihatnya, dan pohon juga bisa menjadi pelindung dari gangguan tiupan angin, membantu sanitasi lingkungan dalam mengurangi polusi udara, dan masih banyak lagi manfaat tanaman dan pohon yang tidak sempat kita sebutkan di lembaran sempit ini.

Semua ini menunjukkan tentang keutamaan “Go Green” alias program penghijauan yang digalakkan oleh pemerintah kita, semoga Allah memberikan balasan kebaikan bagi mereka. Saking besarnya manfaat dari penghijauan lingkungan alias REBOISASI, tanah yang dahulu kering kerontang bisa berubah menjadi tanah subur. Sungai yang dahulu gersang, dengan reboisasi bisa berubah menjadi berair. 

Demikian goresan pena malam ini dibuat, inspirasi dari perjalanan bersama Mashadi Tokoh Pemerhati Lingkungan, dan Agung Widyantoro Mantan Bupati Brebes dan sekarang menjadi Anggota DPR RI Dapil 9 Brebes-Tegal Kota- Tegal Kabupaten. Minggu (21/05). 

Posting Komentar