Komitmen Disiplin Bukti Tanggungjawab

Pemalang - Sekretaris Kecamatan Belik Sutopo memberikan arahan dan pesan kepada puluhan pewarta warga belik  di Aula Warung Makan Jambe Kembar Pemalang. Pesan yang sangat menginspiratif kepada peserta. Jadilah umat yang disiplin, baik di keluarga, dikantor, saat beribadah, maupun dimana pun anda melangkah, disiplin itu cermin seseorang dari bentuk tanggungjawab, orang yang berjiwa disiplin dalam tindakannya, maka hidupnya akan tenang, dihormati dan disegani. 
Sutopo Beri Pengarahan Kepada Puluhan Pewarta di Belik

Penulis mencoba membedah Pesan singkat ini, ada  makna yang sangat dalam dan luas dari tindakan disiplin. Fakta yang muncul disaat pertemuan  diberbagai instansi sering molor dalam memulai acara,  molor dianggap hal biasa, dan jarang sekali diingatkan, diingatkan pun dimaknai sebagai angin lalu, inilah perlunya sikap disiplin terpatri pada dirinya sendiri dan juga suri tauladan seorang pemimpin. 

Disiplin dalam beribadah. Ini harus selalu dijadikan tuntunan dan harus istiqomah artinya dijalankan dengan tidak terpaksa, menjalankan ibadah sholat juga harus tertib dan tepat waktu. Ukuran tepat waktu bila kita ini berkomitmen pada dirinya sendiri dan juga merasa bahwa ada perasaan nikmat yang tiada tara, ketika langkah kita ini terjaga dan tertib setiap hari. 

Disiplin untuk olahraga. Tubuh harus sehat, untuk sehat perlu olahraga. Rasa malas menyebabkan fisik menurun, akibatnya muncul penyakit. Badan yang sehat cermin jiwa yang sehat. Seseorang yang kondisinya prima dan tampil segar menjadikan yang bersangkutan mudah untuk mencapai target yang diinginkan, berbeda saat fisik kita sakit, maka banyak aktivitas yang terkurangi. 

Disiplin untuk belajar. Menuntut ilmu itu dari masa kecil hingga menjelang ajal kita menjemputnya. Belajar bukan hanya dibangku sekolah, tapi belajar juga bisa disaat kita berdiskusi dengan orang yang berpengalaman dari ilmu kita. Setiap orang diberikan kelebihan, kunci kita harus disiplin dalam menuntut ilmu, jangan males dan jangan mudah menyerah, selalu jaga etika sopan santun dan junjung tinggi kepribadian kita lewat tingkah laku baik secara lisan maupun tulisan. ( catatan bahrul ulum )

Posting Komentar