Rabu, 13 Juni 2018

Penjelasan Surat Albaqoroh Ayat 81-83

Juni 13, 2018 0

Alquran / Doc abiummi.com
AYAT 81 – 83 SUROH AL-BAQOROH
Oleh: Kang Misbah

بَلَى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَؤُلَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ

(Ora ngono toh) Hiya bakal langgeng ing neraka
Utawi sing sopone wong lamon migawe sopo man
Ing kelakuan ala
Lan ngeliputi
Ing man
Opo keluputane man Mangka utawi mengkono-mengkono man
Iku piro-piro wong kang nduweni neraka

هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ  (81)

Utawi ashchabunnari
Ingdalem annaar
Iku piro-piro wong kang pada langgeng

(81). (Bukan demikian), yang benar, barangsiapa berbuat dosa dan dosanya telah meliputinya, maka mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Qodliyah ayat ini bisa kita simpulkan, bahwa orang yang berbuat dosa, dan dosanya telah meliputinya, adalah dia tidak taat kepada Alloh dan Rosu-Nya. Oleh sebab itu, supaya kita senantiasa taat Alloh dan Rosul-Nya tersebut, maka kita harus menerapkan akhlak DAWAMUTH THOOATI (taat secara intensif) baik taat secara Vertikal maupun secara Horizontal.

وَالَّذِينَءَامَنُواوَعَمِلُواالصَّالِحَاتِ ؤُلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ(82)

Lan utawi wong akeh
Kang pada iman sopo alladziina
Lan nglakoni sopo alladziina
Ing piro-piro amal bagus
Iku utawi mengkono-mengkono alladziina
Iku piro-piro wong kang nduweni suarga
Iku utawi ula,ik
Ingdalem al-jannah Iku piro-piro wong kang pada langgeng

(82). Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh, mereka itu penghuni surga, sedang kondisi mereka kekal di dalamnya.

Qodliyah ayat ini dapat kita pahami, bahwa orang yang beriman dan beramal soleh, adalah hamba Alloh yang sangat taat kepada-Nya, sehingga dia menjadi penghuni surga dalam kondisi kekal di dalamnya. Oleh sebab itu, supaya kita bisa seperti dia, maka kita harus menerapkan akhlak ITTICHAADIT TAQWA BILJIHATI (menyatukan takwa dengan arah) yang menuju kepada Alloh dan Rosul-Nya dimanapun kita berada.

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Lan nalikane ngalap sopo ingsun
Ing janjine bani isro,il
Tegese aja pada nyembah sopo siro kabeh
Anging ing gusti Alloh
Lan ing wong tua loro
Kelawan gawe bagus temenan

وَذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًاوَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ

Lang ing wong kang nduweni piro-piro kerabat
Lan piro-piro bocah yatim
Lan piro-
piro wong miskin
Lan pada ngucapa sopo siro kabeh
Marang menungsa
Kelawa ucapan kang bagus temenan
Lan pada njenegna sopo siro kabeh
Ing solat

وَءَاتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ (83)

Lan ngewehna sopo siro kabeh
Ing zakat
Mangka nuli pada
mlengos sopo siro kabeh
Anging satitik banget
Saking siro kabeh
Tegese hale utawi siro kabeh
Iku piro-piro wong kang pada emoh sopo siro kabeh

(83). Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Alloh, dan berbuat baiklah dengan sungguh-sungguh kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu berpaling (tidak memenuhi janji itu), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu selalu berpaling.

Kata miitsaaq menurut bahasa ialah al-ahdul mu,akkadu bil yamiini ghooyatatta,kiidi (perjanjian yang dikuatkan dengan sumpah hingga klimaks kekuatannya). Kata chusna ialah ismun aammun jaamiun limaaanil khoiri (kata benda umum yang mengumpulkan arti-arti bagi seluruh kebajikan). Seperti santun, lembut, akhlak mulia dan sebagainya. Dua kata tawalli dan Iroodl mashdar dari kata tallaitum dan muridluun ialah mempunyai arti yang sama. Yaitu, berpaling. Akan tetapi berbeda dalam tempatnya. Yani, kata tawalli tempatnya di dalam jismani. Sementara kata I’roodl tempatnya di dalam hati.

Kalimat laa ta’buduuna illalloha menurut disiplin ilmu nahwu disebut kalam khobar (indikatif/perkataan informatif), tetapi menggunakan ma’na kalam nahyi (imperatif/verba yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan). Oleh sebab itu, diterjemahkan dengan kalimat janganlah kamu menyembah selain Alloh. Kemudian, jumlahnya lafal laa ta’buduuna illalloha ialah sebagai tafsir atau penjelasan dari lafal miitsaaq. Ya’ni, isinya miitsaaq ialah ada empata poin. Yaitu:

1. laa ta’buduuna illalloha (janganlah kamu menyembah selain Alloh).
2. wabil waalidaini ichsaana wadzil qurbaa wal yataamaa walmasaakiini (dan berbuat baiklah dengan sungguh-sungguh kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin).
3. waquuluu linnaasi chusna (serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia).
4. wa aqiimushsholaata wa aatuzzakata (dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat).

Empat poin ini tidak diperhatikan oleh kebanyakan dari Bani Israil yang isinya tidak lain adalah orang-orang Yahudi. Oleh sebab itu, ayat ini diakhiri dengan kalimat tsumma tawallaitum illaa qoliilam mingkum wa angtum mu’ridluun (Kemudian kamu berpaling (tidak memenuhi janji itu), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu selalu berpaling).

Qodliyah tsumma tawallaitum illaa qoliilam mingkum wa angtum mu’ridluun, ialah bisa kita mengerti, bahwa kebanyakan dari Bani Israil adalah membangkang pada perintah Alloh dan Rosul-Nya. Oleh sebab itu, supaya kita tidak seperti mereka, maka kita harus menerapkan akhlak CHIFDHUL A’DLO,I ‘ANIL MA’SHIYATI (menjaga organ tubuh kita supaya tidak maksiat) kepada Alloh dan Rosul-Nya.

Silahkan share kepada siapa saja yang anda mau, semoga kita termasuk orang yang berda’wah di jalan Alloh. Aamiin.

Rabu, 30 Mei 2018

Penjelasan Alqur'an Pada Surat Al Baqoroh Ayat 70-76

Mei 30, 2018 0

KH. Misbachul Munir Brebes Jawa Tengah
AYAT 70 – 73 SUROH AL-BAQOROH
Penulis : Kang Misbah ( KH. Misbachul Munir) Petunjungan Brebes Jawa Tengah

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَنَا مَا هِيَ إِنَّ الْبَقَرَ تَشَابَهَ عَلَيْنَا

Pada matur sopo bani isroil
Dongaha sopo tuan
Kerana kawulo
Ing pengeran panjenengan
Mangka paring penjelasan sopo robbuka
Dateng kawulo
Ing utawi opo
Iku hakikate baqoroh
Satuhune sapi
Iku samar opo baqor
Ingatase kawulo

وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَمُهْتَدُونَ (70)

Lan satuhune kawulo
Lamon ngersaaken
Sopo Alloh
Iku yektine piro-piro wong kang den tuduhaken

(70). Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Alloh akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu)."

Qodliyah ini bisa kita simpulkan, bahwa sesungguhnya kaum Bani Israil, ialah kaum radikal yang sangat rewel. Oleh sebab itu, supaya kita tidak seperti mereka, maka kita harus menerapkan akhlak HUDUU,IL KHUSYUU,I BIL CHAWASIL KHOMSI (menempatkan khusyu di dalam panca indra), baik indra jismani, nafsani, maupun ruchani.

قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لَا ذَلُولٌ تُثِيرُ الْأَرْضَ وَلَا تَسْقِي الْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَا شِيَةَ فِيهَا

Ngendika  sopo nabi Musa
Satuhne Alloh
Iku Dawuh sopo Alloh
Satuhune baqoroh
Iku sapi
Kang ora den ina
Kang kanggo meluku opo baqoroh
Ing bumi
Lan ora kanggo nyirami opo baqoroh
Ing tanduran
Tur iku den slametaken
Ora nana werna lia iku maujud
Ingdalem baqoroh

قَالُوا الْأَانَ جِئْتَ بِالْحَقِّ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا يَفْعَلُونَ (71)

Pada matur sopo bani isroil
Ingdalem saiki
Chale nekaaken sopo tuan
Kelawan keterangan kang chaq
Mangka pada nyembeleh sopo bani isroil ing baqoroh
Lan ora parek-parek sopo bani isroil
Iku pada nglakoni sopo bani isroil

(71). Musa berkata: "Sesungguhnya Alloh berfirman bahwa sapi itu adalah sapi yang tidak hina, yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah, dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya." Mereka berkata: "Sekaranglah kamu menerangkan hakikat sapi yang sebenarnya". Kemudian mereka menyembelihnya, dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu.

Qodliyah ayat ini dapat kita pahami, bahwa sesungguhnya tuntutan kaum radikal yang sangat rewel dari kaum Bani Israil, akhirnya bisa terpenuhi, sehingga mereka mau melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Alloh kepada mereka. Walaupun hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu. Karena, takut kebongkar rahasianya, atau terlalu mahal harga sapi yang menjadi persyaratannya. Oleh sebab itu, supaya kita bisa melaksanakan perintah Alloh betepapun beratnya perintah itu, maka kita harus menerapkan akhlak SUNNATU MUCHAMMADIR ROSULILLAHI (menyontoh langkah-langkah Nabi Muchammad) sesuai dengan kemampuan dan pemahaman kita di dalam menyimpulkan wahyu yang dibawa olehnya.

وَإِذْ قَتَلْتُمْ نَفْسًا فَادَّارَأْتُمْ فِيهَا وَاللَّهُ مُخْرِجٌ مَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ (72)

Lan ingdalem nalikane mateni sopo siro kabeh
Ing wong sawiji
Mangka nuli para padu sopo siro kabeh
Ingdalem nafsan
Lan utawi gusti Alloh
Iku Dzat kang ngelahiraken
Ing barang
Kang anane sopo siro kabeh
Iku pada ngumpetaken sopo siro kabeh

(72). Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia, lalu kamu saling tuduh tentang itu. Dan Alloh hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan.

Qodliyah ini dapat kita mengerti, bahwa sesungguhnya betapapun pintarnya kita menyembunyikan kesalahan atau kemasiatan, pasti Alloh menyingkapkan kesalahan atau kemasiatan itu. Baik di dunia maupun di akhirat, dengan cara memberikan balasan. Oleh sebab itu, supaya kita tidak salah atau tidak masiat kepada Alloh, maka kita harus menerapkan akhlak CHIFDHUL A’DLO,I ‘ANIL MA’SHIYATI (menjaga organ tubuh kita supaya tidak maksiat) kepada Alloh dan Rosul-Nya.

فَقُلْنَا اضْرِبُوهُ بِبَعْضِهَا كَذَالِكَ يُحْيِي اللَّهُ الْمَوْتَى وَيُرِيكُمْ ءَايَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (73)

Mangka dawuh sopo ingsun
Mukula sopo siro kabeh ing maqtul
Kelawan sebagiane anggautane baqoroh
Kadlorbil maqtuuli biba’dli a’dlo,il baqoroh
Nguripaken
Sopo Alloh
Ing piro-piro perkara kang pada mati
Lan meruhaken sopo Alloh ing siro kabeh
Ing piro-piro ayate Alloh
Mestine sopo siro kabeh
Iku pada nganggo akal sopo siro kabeh

(73). Lalu Kami berfirman: "Pukullah orang yang dibunuh itu dengan sebagian anggota sapi tersebut!" Demikianlah Alloh menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaan-Nya, mestinya kamu menggunakan akal.

Qodliyah ayat ini bisa kita simpulkan, bahwa sesungguhnya hari dibangkitkan semua manusia yang telah mati itu terjadi. Oleh sebab itu, supaya kita betul-betul percaya hingga yakin, maka kita perlu menerapkan akhlak MUCHIITHUM BILILMIDH DHOHIRI WAMUCHIITHUM BILILMIL BAATHINI (menguasai ilmu lahir dan ilmu batin) artinya ilmu dunia dan ilmu akhirat.

AYAT 74 -76 SUROH AL-BAQOROH
Oleh: Kang Misbah

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَالِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً

Mangka  nuli atos
Opo piro-piro atine siro kabeh
Saking sawise ichyaa,il qotiili wama qoblahu minal ayaati
Mangka utawi quluub
Iku kaya watu
Malah luwih banget
Apane atose

وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ

Lan satuhune
Iku setengah saking watu
Yektine opo barang
Kang bisa mili
Saking maa
Opo piro-piro bengawan
Lan satuhune
Iku setengah Saking chijaaroh
Yektine opo barang
Kang bisa pecah opo maa

فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ

Mangka nuli metu
Saking maa
Opo banyu
Lan satuhune
Iku setengah saking chijaaroh
Yektine opo barang
Kang bisa gelundung opo maa
Saking arahe wedi marang Alloh

وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ (74)

Lan ora nan sopo Alloh
Iku Dzat kang lali
Saking barang
Kang pada nglakoni sopo siro kabeh ing maa

(74). Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal sesungguhnya di antara batu-batu itu, ada yang betul-betul mengalir sungai-sungai darinya, dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya, dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Alloh sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.

Qodliyah ayat ini bisa kita pahami, bahwa sesungguhnya hati kaum Yahudi, ialah sangat keras seperti batu, bahkan lebih keras. Oleh sebab itu, supaya kita tidak seperti kaum mereka, maka kita perlu menerapkan akhlak HUDUU,IL KHUSYUU,I BIL CHAWASIL KHOMSI (menempatkan khusyu di dalam panca indra), baik indra jismani, nafsani, maupun ruchani.

أَفَتَطْمَعُونَ أَنْ يُؤْمِنُوا لَكُمْ وَقَدْ كَانَ فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَسْمَعُونَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ يُحَرِّفُونَهُ

Opotoh mangka nuli pada kepengin sopo siro kabeh
Ing yentah pada iman sopo Yahudi
Marang siro kabeh
Chale temen-temen ana
Opo sagolongan
Saking Yahudi
Iku pada ngrungu sopo fariiq
Ing dawuhe Alloh
Mangka nuli pada ngowahi sopo fariiq ing kalaamallohi

مِنْ بَعْدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمْ يَعْلَمُونَ (75)

Saking sawise barang
Kang pada ngarti sopo Yahudi ing maa
Chale utawi Yahudi
Iku pada ngarti sopo Yahudi

(75). Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Alloh, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang kondisi mereka mengetahui?.

Qodliyah ayat ini dapat mengerti, bahawa sesungguhnya hati kaum Yahudi, ialah sangat keras seperti batu bahkan lebih keras, sehingga mereka nekat memalsukan kitab demi mendapatkan keuntungan pribadi. Oleh sebab itu, supaya kita tidak seperti mereka, maka kita perlu menerapkan akhlak CHIFDHUL ADLO,I ANIL MASHIYATI (menjaga organ tubuh kita supaya tidak maksiat) kepada Alloh dan Rasul-Nya.

وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ ءَامَنُوا قَالُوا ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَا بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ

Lan ingdalem nalikane ketemu sopo piro-piro munaful yahudi
Ing wong akeh
Kang pada iman sopo alladziina
Mangka pada ngucap sopo piro-piro munafiqul yahudi
Iman sopo ingsun kabeh
Lan ingdalem nalikane balik
Sopo setengahe munafiqul yahudi
Marang setengah kang weneh

قَالُوا أَتُحَدِّثُونَهُمْ بِمَا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ لِيُحَاجُّوكُمْ بِهِ

Mangka pada takon sopo pimpinane munafiqul yahudi
Opotoh pada nyritaaken sopo siro kabeh ing alladziina aamanuu
Kelawan barang
Kang mbuka
Sopo Alloh
Ingatase siro kabeh
Supaya pada mbantah sopo alladziina aamanuu ing siro kabeh
Kelawan maa

عِنْدَ رَبِّكُمْ أَفَلَا تَعْقِلُونَ (76)

Ingdalem ngarsane pengeran siro kabeh
Opotoh mangka nuli ora pada nganggo akal sopo siro kabeh

(76). Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, maka mereka berkata: "Kami pun telah beriman," akan tetapi apabila sebagian dari mereka kembali kepada sebagian yang lain, maka pimpinan mereka bertanya: "Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang mu,min) apa yang telah Alloh bukakan kepadamu, supaya mereka dapat mengalahkan hujjahmu dengannya di hadapan Tuhanmu; tidakkah kamu menggunakan akal?"

Qodliyah ayat ini bisa kita simpulkan, bahwa sesungguhnya orang-orang munafik Yahudi hakikatnya berkepala dua. Sementara, pimpinan mereka senantiasa ketakutan jangan-jangan mereka membuka rahasia, yang berhubungan dengan sifat-sifat Muhammad sebagai nabi akhir zaman, dan ajaran-ajaran lain yang telah dipalsukan oleh para pimpinan tersebut. Oleh sebab itu, supaya kita tidak seperti orang-orang munafik Yahudi dan pimpinan mereka, maka kita perlu menerapkan konsep ROJI’UN ILAALLOHI (kembali kepada Alloh) artinya senantiasa bertaubat kepada-Nya.

Di atas adalah tulisan dari KH. Misbachil Munir dan diperbolehkan untuk Share kepada siapa saja yang anda mau, mudah-mudahan kita termasuk orang yang mengajak umat menuju jalan Alloh azza wajalla. Aamiin.Atas ijin dari Penulis KH Misbachul Munir,

Jumat, 18 Mei 2018

Waspadai Masalah Remaja Di Bidang Kesehatan

Mei 18, 2018 0
Sayuran Untuk Remaja/Doc Descriprado.com

Data Global School Health Survey tahun 2015, Pola makan remaja  ternyata : Tidak selalu sarapan (65,2%), sebagian besar remaja kurang mengkonsumsi serat sayur buah (93,6%) dan sering mengkonsumsi makanan berpenyedap (75,7%). Di antara remaja itu juga kurang melakukan aktifitas fisik (42,5%). Apabila cara konsumsi ini berlangsung terus menerus dan menjadi kebiasaan pola makan tetap para remaja, maka akan meningkatkan resiko terjadinya penyakit tidak menular. 

Jika pola makan remaja seperti yang diteliti oleh global school health maka dapat disimpulkan bahwa sebagian remaja kurang mengkonsumsi serat sayur buah (93,6%) dan suka mengkonsumsi makanan penyedap (75,7%),makanan penyedap bisa bumbu kaldu, bisa micin,bisa juga bakso, dan bisa juga konsumsi makanan yang ada rasanya, namun kimiawi.  ini artinya generasi yang akan datang harus di waspadai oleh kita semua. 

Hal yang harus diwaspadai yakni pertama akan muncul remaja Kurang Zat Besi (Anemia) dimana Salah satu masalah yang dihadapi remaja Indonesia adalah masalah gizi mikronutrien, yakni sekitar 12% remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan mengalami anemia, yang sebagian besar diakibatkan kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi).  Ternyata Anemia di kalangan remaja perempuan lebih tinggi dibanding remaja laki-laki. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas

Kedua adalah Remaja Indonesia banyak yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tinggi badan yang pendek atau disebut stunting. Rata-rata tinggi anak Indonesia lebih pendek dibandingkan dengan standar WHO, yaitu lebih pendek 12,5cm pada laki-laki dan lebih pendek 9,8cm pada perempuan, Stunting ini dapat menimbulkan dampak jangka pendek, diantaranya penurunan fungsi kognitif, penurunan fungsi kekebalan tubuh, dan gangguan sistem metabolism tubuh yang pada akhirnya dapat menimbulkan risiko penyakit degeneratif, seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hipertensi, dan obesitas.

Ketiga adalah Remaja Kurus atau Kurang Energi Kronis (KEK) dimana Remaja yang kurus atau kurang energi kronis bisa disebabkan karena kurang asupan zat gizi, baik karena alasan ekonomi maupun alasan psikososial seperti misalnya penampilan.

Masa remaja dinamakan growth spurt atau pertumbuhan cepat, juga pubertas. Pada fase tersebut, terjadi pertumbuhan fisik disertai perkembangan mental-kognitif, psikis, juga terjadi proses tumbuh kembang reproduksi yang mengatur fungsi seksualitas.Menkes mengatakan bahwa masa remaja seringkali dianggap sebagai periode hidup yang paling sehat.

Pertumbuhan fisik pada remaja tidak selalu disertai dengan kematangan kemampuan berpikir dan emosional. Selain itu, di masa remaja juga terjadi proses pengenalan jati diri, dan kegagalan dalam proses pengenalan diri ini bisa menimbulkan berbagai masalah.  Kalau kita perhatikan hanya sedikit remaja yang datang berobat ke fasilitas kesehatan dibandingkan kelompok usia lain (bayi, Balita, atau lansia). Padahal masalah yang dihadapi remaja itu rumit, salah satu diantaranya adalah masalah kesehatan.

Permasalahan yang dialami remaja cukup kompleks juga, mulai dari masalah prestasi di sekolah, pergaulan, penampilan, menyukai lawan jenis dan lain sebagainya. Berbagai hal tersebut bisa membawa pengaruh terhadap perilaku dan status kesehatan remaja itu sendiri. Sehingga Penanganan masalah remaja membutuhkan keterlibatan multi disiplin ilmu, lintas program, lintas sektor dan masyarakat. 

Masa Remaja mudah dipengaruhi oleh teman sebaya dan media sosial sehingga rawan terpengaruh oleh perilaku yang tidak sehat, atau mendapatkan informasi kesehatan dan gizi yang tidak benar (hoax). Misalnya, mengikuti pola diet selebritis, mengonsumsi jajanan yang sedang hits namun tidak bergizi, atau kurang beraktifitas fisik karena terlalu sering bermain games sehingga malas gerak (mager).

Remaja menurut UU Perlindungan Anak adalah seseorang yang berusia antara 10-18 tahun, dan merupakan kelompok penduduk Indonesia dengan jumlah yang cukup besar (hampir 20% dari jumlah penduduk). Remaja merupakan calon pemimpin dan pengerak pembangunan di masa depan.

Senin, 07 Mei 2018

Jelang Ramadhan, Pengrajin Telor Asin Mulai Stok Pesanan

Mei 07, 2018 0
Pengasinan Telur Asin/Doc Duniaq.com

Sejumlah pengrajin telor asin di Kabupaten Brebes mulai stok asinan telor asin, telor mentah yang dibelinya lalu di asinkan ke dalam peti, dikasih tanggal matang telor asinnya. Ini dilakukan supaya menjelang permintaan pelanggan tidak kehabisan stok. 

Cara pengrajin telor asin ini masih tradisional, yakni telor mentah setelah di teropong dengan cahaya, jika hasilnya baik, maka dilakukan pencucian biar bersih kulitnya, selanjutnya sediakan abu gosok, garam krosok atau garam laut dan bubuk batu bata merah. 

Setelah itu dibuatkan adonan merata, dengan harapan nanti asinanya akan diperoleh rata dan saat dinikmati oleh pembeli akan terasa asin, keluar minyak di kuning telurnya. 

Tingkat keasinan telor asin oleh para pengrajin bisa diatur, kapan setengah asin, kapan asin sedang, bahkan kapan asin sekali. 

Semakin lama tingkat pengasinan di dalam abu gosok tersebut maka akan semakin terasa tingkat keasinannya, biasanya jika tingkat keasinan yerlalu cepat maka hasilnya jelas kurang berkualitas akhirnya muncul komplen dan lain-lain. 

Telur mentah yang baik adalah tidak busuk, tidak retak dan buletnya sama, jika dipegang kelihatan ada beratnya, saat diteropong maka semua terlihat putih dan kuningnya, saat ditaruh di air, maka tidak mengambang. 

Waktu pengasinan berkisar antara 15-20 hari, makanya produsen telor asin ini sudah mulai melakukan stok produk asinan untuk menghadapi permintaan pelanggan, ada kenaikan yang cukup kentara saat jelang mudik lebaran. 

Beberapa pengrajin telor yang melakukan stok produk asinan hampir merata yakni di Kelurahan Limbangan Wetan dan Kulon, Di Klampok Wanasari, Di Kelurahan Pasarbatang, Di Cimohong Bulakamba, Di Kecamatan Kersana, Di Grinting Kecamatan Bulakamba, dan ditempat lain dimana lokasi sentra telor asin berada, hampir di sepanjang pantura produk pengasinan telor asin ada. 

Kamis, 21 Desember 2017

105 Bantuan Yayasan MAI diserahkan Saat Hari Ibu di Kantor Bupati

Desember 21, 2017 0
Penyerahan Secara Simbolis Paket Tas dan Alat Tulis kepada Anak dari Yayasan MAI 


Brebes (penaulum.com) - Wakil Bupati Brebes Narjo, SH dalam sambutan pada upacara peringatan Hari Ibu di Halaman Kantor Bupati Brebes mengatakan, Dalam peringatan Hari Ibu ke 89 tahun 2017 mengambil tema " Perempuan Berdaya Indonesia Jaya", kenapa ini penting, karena situasi kondisi masyarakat dimana perempuan dan anak merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap tindak kekerasan. 

“ Tidak bisa dipungkiri bahwa perempuan dan anak adalah kelompok masyarakat yang rentan tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi. Peringatan Hari Ibu ke-89 tahun 2017 menjadi penyadaran pada semua pemangku kepentingan, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kondusif untuk memberi perlindungan dan rasa aman dari segala bentuk kekerasan,” tegas Wakil Bupati Brebes. 

Ditambahkan bahwa pornografi, pornoaksi serta pengaruh media sosial, memiliki pengaruh besar terhadap kasus-kasus kekerasan seksual dan anak. Maka dari itu, Wakil bupati mengajak semua untuk lebih memfokuskan peran sebagai mitra pemerintah dan masyarakat. 

“Pornografi, pornoaksi maupun adanya media sosial, memiliki pengaruh besar terhadap kasus-kasus kekerasan seksual dan anak. Saya mengajak semua untuk berperan sebagai mitra pemerintah dan masyarakat, terutama kaum ibu yang lebih peka dan tahu secara langsung persoalan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” tambah Wakil bupati.

Hadir dalam acara upacara peringatan hari Ibu yakni Staf Ahli Bupati Brebes, Kepala Badan/Dinas/Kantor,Kepala Instansi Vertikal Kabupaten Brebes, Kepala Bagian Setda Brebes, Muspika Brebes, Pimpinan BUMN/BUMD dilingkungan Pemkab Brebes, Pimpinan Orsosmasinal Kabupaten Brebes. 

Sebelum upacara berlangsung, mereka juga melakuka kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Tama,  untuk mendoakan para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia dan juga mereka Ibu pejuang yang telah mendahului kita semua.  

Sementara itu, Pihak Yayasan Mandiri Amal Insani yang merupakan  badan amal zakat karyawan bank Mandiri ikut serta peduli terhadap pendidikan dengan mendukung program Gerakan Kembali Bersekolah  di Kab Brebes dengan memberikan 105 peralatan sekolah yg terdiri dari tas, buku tulis dan peralatan tulis. 

Penyerahan diwakili oleh Nur Alfiyah, selaku Branch Manager Mandiri Brebes. " Mudah-mudahan sedikit yang kami berikan bisa bermanfaat dan menambah motivasi anakanak untuk lebih tekun dan rajin sekolah, bersemangat dan menciptakan prestasi," ungkapnya. 

Disamping ada penyerahan dari Yayasan Mandiri Amal Insani juga ada penyerahan bantuan dari Badan Zakat Nasional (BAZNAS) dalam bentuk bantuan 10 unit kursi roda yang diserahkan ke Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Brebes sebagai bentuk kepedulian program Indonesia Sehat. ( Bahrul Ulum)

Minggu, 10 Desember 2017

Pemkab Brebes Mengadakan Forum Konsultasi Publik RPJMD Lima Tahun

Desember 10, 2017 0
Brebes - Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE.MH menyampaikan visi misi Kabupaten Brebes tahun 2017-2022 dihadapan peserta Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Aula Baperlitbangda Kabupaten Brebes. Visi misi Kabupaten Brebes yakni Menuju Brebes Unggul, Sejahtera, dan Berkeadilan. Senin (11/12/2017).

Visi ini selaras dengan visi RPJPD yakni Kabupaten Brebes yang madani,  maju dan sejahtera. RPJMD ini sudah selaras dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah. 
Forum Konsultasi Publik RPJMD di Aula Baperlitbangda Brebes 
Isu pembangunan daerah lima tahun ke depan adalah terkait masalah kualitas hidup dan daya saing sumber daya manusia, serta perekonomian daerah. SDM sebagai penggerak utama pembangunan sehingga fokus pada layanan dasar yakni pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

Bupati berharap agar semua komponen masyarakat ilut terlibat langsung untuk kemajuan daerah tercinta ini. Partisipasi masyarakat sangatlah penting untuk percepatan pembangunan disegala bidang. 

Sementara itu Kepala Bapeelitbangda Kabupaten Brebes Dr. Angkatno, M.Pd mengatakan, Kemiskinan Brebes hingga sekarang ini masih urutan terbanyak di Jawa Tengah, pasalnya jumlah penduduk hingga sekarang masih terbanyak pertama di Jawa Tengah. 

"  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih menempati rangking terakhir dari 35 Kab/Kota di Jawa Tengah, kemiskinan walaupun kurun waktu lima tahun terakhir mengalami penurunan, tahun 2016 persentase penduduk miskin Kabupaten Brebes sebesar 19,47 persen menurun dibandingkan tahun 2012 (21,12 persen),  sedangkan posisi kemiskinan Provinsi Jateng sebesar 13,7 persen," katanya.

Hingga sekarang ini angka kematian Ibu meninggal hingga november akhir 30 kasus bumil, walaupun sudah berkurang dengan tahun sebelumnya, namun masih terbanyak di Jawa Tengah.A

Capaian yang diharapkan dalam RPJMD lima tahunan yakni, IPM semula 64,62 (2017), di tahun 2018 (65,27), 2019 (65,92), 2020 (66,58), 2021 (67,24), dan 2022 (67,92). Harapan lam sekolah, kondisi sekarang 11,54 (2017), 2018 (11,71), 2019 (11,89), 2020 (12,07), 2020 (12,25), 2022 (12,43). Rata-rata lama sekolah (tahun), posisi sekarang 2017 (6,36), 2018 (6.55), 2019 (6,74), 2020 (6,94), 2021 (7,15) dan 2022 (7,37). 

Angkatno berharap agar forum konsultasi publik ini memiliki posisi yang strategis karena melalui dokumen RPJMD ini sebagai pondasi kuat dalam memajukan pembangunan du segala bidang, oleh karena itu masukan dan saran atas dokumen yang sudah di susun ini. 

Beberapa intisari masukan dari peserta forum, berharap agar lima tahun ke depan didokumen RPJMD ini ada aspek prioritas terutama menyesuaikan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada.

Mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten disamping prioritas pada aspek layanan dasar, juga ada beberapa aspek yang menjadi perhatian yakni irigasi agar segera diperbaiki, adanya transparansi budgeting disemua lembaga SKPD Pemerintah, dann ditempelkan di kantornya jangan cuma kades yang diminta dipublish dikantor pemerintahan desa, anggaran baznas bisa untuk pembangunan, perbaikan penataaan alih fungsi hutan, ketersediaan sumber mata air, penataan dan penegakan perda yang sdh ditetapkan.

Hindari pembelian mobil dinas baru selama 5 tahun, tapi manfaatkan yang sudah ada, perda RTRW harus ditata ulang, perlu ada mobil Desa Siaga yang dialokasikan dari dana desa, termasuk dalam menetapkan promosi dan mutasi pejabat disesuaikan dengan ilmu yang dimiliki dan kemampuannya.

Bupati Brebes juga minta kepada SKPD pengampu di dalam renstranya untuk memfasilitasi kegiatan disabilitas, isu perempuan dan anak, perbaikan hutan dan lingkungan sampah, tata kelola pemerintahan dan E-budgeting, sinergi dengan dana desa untuk perbaikan inftrastuktur di desa termasuk pelayanan dasar, sosial dan bagaimana desa mandiri untuk pengelolaan sampah. (Bahrul Ulum)


Selasa, 28 November 2017

Awas Kurang Gizi pada Usia 1000 Hari Pertama Kehidupan Menimbulkan Gangguan Kecerdasan

November 28, 2017 0
Rembuk Nasional Pencegahan Stunting - Foto Enthos Zainal 


Saat kegiatan Rembug Aksi Percepatan Penurunan Stunting  Kasubit Gizi, Kementerian PPN/BAPPENAS Entos Zainal mengatakan kekurangan gizi pada masa 1000 hari pertama kehidupan (sejak masa janin sampai 2 tahun) rentan menimbulkan gangguan kecerdasan, pertumbuhan dan penyakit, sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan memenangan kompetisi berbagai bidang. Karena itu negara kita dengan sekuat tenaga melakukan upaya penurunan masalah gizi kronis (stunting) dengan meningkatkan cakupan dan kualitas serta integrasi berbagai kegiatan sampai tingkat desa. 

Dalam bahasa sehari-hari yang mudah disampaikan di masyarakat, stunting itu kondisi anak dengan usianya sama, namun tinggi fisiknya  tidak sama, akan menjadi persoalan serius ketika seorang perempuan mengalami stunting, baik saat masih bayi, hingga efek domino baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Efek jangka pendek adalah kecerdasan, dan pertumbuhan, efek jangka menengah adalah menurunnya produktivitas usaia dewasa, dan jangka panjangnya adalah ganguan metabolik pada lemak, protein, karbohidrat, dan resiko utama adalah diabetes type 2, stroke, penyakit jantung kanker pada usia dewasa. 

Kenapa Serius

Isu stunting menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia. kenapa demikian, karena menurut Laporan Human Development Report 2016 mencatat, IPM Indonesia pada 2015 berada di peringkat 113, turun dari posisi 110 di 2014 dari 188 negara, sedangkan Tingkat Kecerdasan anak Indonesia dalam bidang membaca, matematika, dan sains berada di posisi 64 dari 65 negara (OECD PISA, 2012), dan Anak Indonesia tertinggal jauh dari anak Singapura (posisi 2), Vietnam (posisi 17), Thailand (posisi 50) dan Malaysia (posisi 52).

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan ini karena kondisi gizi kronis yang menghasilkan kondisi gagal tumbuh dari Balita (stunting), Stanting adalah Kekurangan gizi pada balita yang berlangsung lama, sejak konsepsi, kehamilan hingga usia 2 tahun, dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak, Gagal tumbuh bisa terjadi dalam masa kandungan (IUGR= Intra Uteri Growth Retardation) serta saat lahir (BBLR: Berat Bayi Lahir Rendah, kurang dari 2,5 kg dan panjang bayi lahir kurang dari 48 cm), Bayi atau anak yang stunting akan tetap tumbuh namun garis pertumbuhannya akan tetap berada di bawah bayi atau anak dengan gizi baik. 

Stunting terjadi baik di kalangan berpendapatan rendah maupun tinggi dan disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu yang lama, pertama karena Pola asuh yang tidak sesuai menyebabkan kurangnya asupan gizi, dan kedua karena Pola hidup yang tidak bersih (BAB sembarangan) menyebabkan infeksi bakteri/kuman. 

Dampak stunting bagi Individu yakni, Terhambatnya perkembangan otak dan fisik, Rentan terhadap penyakit, Ketika dewasa mudah menderita kegemukan sehingga rentan  terhadap berbagai penyakit termasuk penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes, jantung, dll.), Sulit berprestasi sehingga daya saing individu rendah, sedangkan dampak bagi negara/masyarakat yakni Menghambat pertumbuhan ekonomi, Meningkatkan angka kemiskinan dan kesakitan sehingga beban negara meningkat, Ketimpangan sosial, Menurunkan daya saing dengan negara lain (era Pasar Bebas), Sulit memanfaatkan bonus demografi. 

Cegah Stunting

Untuk mencegah stunting secara Individu dengan cara Menurunnya tingkat kesakitan/kematian bayi dan anak, Meningkatnya perkembangan kognitif, motorik dan sosio-emosional, Meningkatnya prestasi dan kapasitas belajar, Meningkatnya kualitas orang dewasa, Menurunya Obesitas dan penyakit tidak menular (PTM),  Meningkatnya kapasitas kerja dan produktivitas, sedangkan dari sisi Masyarakat/Negara, yang harus dilakukan adalah Mengurangi angka kemiskinan, Mengurangi beban negara untuk mengeluarkan biaya kesehatan, Menghilangkan kesenjangan, Menyiapkan Indonesia dalam menghadapi persaingan di era pasar bebas, Memaksimalkan manfaat bonus demografi yang sebentar lagi akan dialami. 

Apa peran masyarakat

Seperti dibuktikan dari data statistik, tantangan terbesar pencegahan stanting adalah perkawinan/kehamilan anak. Dalam konteks ini, Forum Lintas Agama Untuk Mencegah Stanting, meminta DPR-RI untuk mendukung upaya meningkatkan kualitas generasi penerus dan sumber daya manusia Indonesia, dengan Mengkaji dan turut mendorong perubahan atas regulasi pernikahan anak dengan meningkatkan usia pernikahan, Mendukung ketersediaan anggaran bagi pelaksanaan kursus calon pengantin di seluruh Indonesia, untuk mempersiapkan para calon pengantin agar siap melahirkan generasi berkualitas. 





Jumat, 17 November 2017

Negeri Berkabut di Bumi Petungkriyono

November 17, 2017 0
Suasana Bumi Petungkriyono Pekalongan saat siang hari - Foto Bahrul Ulum

Hampir 3 hari Penulis berada di Bumi Petungkriyono, sebuah negeri diatas awan dan berkabut tebal, untuk menempuh daerah ini, kurang lebih satu jam perjalanan dari Ibukota Kabupaten Pekalongan, diperkirakan dalam hitungan jarak tempuh kurang lebih 40 kilometer. 

Hawa dingin menyelimuti lingkungan sekitarnya, curah hujan lebih sering, baik waktu pagi, siang maupun sore. Menjelang siangpun tampak kabut tebal menyelimuti sebagian jalan, bahkan jarak pandang 2 meter pun saat berkendaraan lewat tidak tampak rimbanya.

Selama ini penulis lebih banyak merasakan hidup didaerah pesisir pantai utara yang dekat dengan pantai, sehingga ada perasaan yang  jauh sekali dengan kehidupan orang dipegunungan. 

Saat malam hari tidak bising kendaraan, begitu hening dan hanya terdengar suara jangkrik dan binatang malam yang berbunyi. Nyaris tanpa kedengaran suara klakson silir berganti, terasa begitu nyaman dan menyejukan, saat tidurpun harus pakai jaket dan selimut tebal, pasalnya untuk mengurangi  hawa dingin pada badan tubuh agar tidak menggigil. 

Air pun melimpah ruah, tanpa ada kran pada kolamnya, sayangnya air dikolam dibiarkan mengalir hingga meluber, banyak terbuang percuma, bila airnya disiramkan ke kaki atau badan, sangat terasa sekali hawa dinginnya yang menurut penulis tiada duanya. 

Pemandangan kabut dipegunungan ini  terjadi karema kumpulan tetesan air yang berukuran sangat kecil dan melayang-layang di udara. Kabut mirip seperti awan, namun awan tidak menyentuh permukaan tanah sementara kabut dapat menyentuh permukaan tanah. 

Proses timbulnya kabut karena ada uap air di dekat permukaan tanah yang membentuk gumpalan yang hampir mirip seperti awan. Kabut terbentuk, uap lembab harus meninggalkan udara dan melakukan proses mengembun. Saat udara didinginkan, kabut mulai terbentuk. 

Syarat terbentuknya kabut karena udara yang sejuk bercampur dengan udara yang kurang sejuk dimana aliran udara meningkat dengan cepatnya, proses pendinginan berlangsung di tempat yang tinggi dan membentuk awan. Jadi, aliran udara yang mencampurkan udara dingin ke  udara yang lebih hangat harus mengalir secara perlahan. 

Tuhan menciptakan kabut mesti ada manfaatnya, salah satu manfaat yang bisa terlihat dan dirasakan diantaranya melembabkan kulit, mempercepat pertumbuhan tanaman,
menjaga kelembaban udara dan menyejukkan udara, sehingga amatlah wajar jika saat kita berada didaerah pegunungan dengan hutan lindung yang terawat dengan baik, akan menciptakan suasana yang sangat nyaman dan menyehatkan. 

Sangat tepat bila anda mengunjungi kampung ini, disamping banyak wisata alamnya, anda bisa merasakan hawa sejuk pegunungan yang tiada duanya, sangat natural dan masih murni hawa pedesaan yang begitu kental sifat warganya baik kegotongroyongan, saling menghormati, dan tidak banyak hidup konsumtif dengan hura-hura, disaat lembayung senja, warganya lebih senang berada dirumah untuk mengajari anaknya ilmu agama dan pengetahuan  umum, bahkan mereka yang usaha toko makanan dan minuman pun memilih tutup usahanya apabila sudah menjelang magrib tiba hingga paginya.